Semua Trip
Temukan berbagai trip menarik di kawasan Dieng.
Purwaceng Herbal Tea Tasting & Gift Pack
Paket eksklusif mencicipi minuman herbal khas Dieng (Purwaceng ginseng jawa) lengkap dengan paket suvenir kotak kayu.
Professional Travel Photographer (1 Hour Session)
Sewa fotografer profesional lokal untuk mengabadikan momen liburan terbaik Anda selama berada di Dieng.
Local Souvenir Gift Box Customization
Paket kustomisasi oleh-oleh khas Dieng (Carica, Keripik Kentang, Purwaceng) yang dikemas dalam kotak hantaran premium.
Semua Kebutuhan Perjalanan Dieng Dalam Satu Platform
Dwaraloka membantu wisatawan menemukan dan memesan pengalaman terbaik di Dieng, mulai dari penginapan, event, kuliner, aktivitas alam, hingga paket perjalanan lengkap, semuanya dalam satu platform. Kami bekerja sama dengan akomodasi, penyelenggara event, restoran, komunitas lokal, dan pelaku wisata agar perjalanan Anda lebih mudah direncanakan. Cukup satu akun untuk mengakses penginapan, tiket event, reservasi dining, tur berpemandu, dan berbagai pengalaman lain di Dieng Plateau.

Mitra Resmi
Terhubung dengan mitra lokal, pemandu, dan pelaku wisata untuk menjaga pengalaman Dieng tetap nyaman dan terpercaya.
Kata Mereka
Apa kata tamu villa, pengunjung festival, dan mitra lokal kami tentang pengalaman mereka di Dwaraloka.
“Menginap di Dwaraloka Mist Villa benar-benar pengalaman yang luar biasa. Melihat kabut pagi menyelimuti lembah sambil berendam di bak air hangat di bawah langit pegunungan yang dingin terasa sangat magis. Kehangatan dari perapian dan staf tidak ada duanya.”
“Kemitraan kami dengan Dwaraloka telah mengubah cara kami berbagi warisan Dieng. Fokus mereka pada pariwisata berkelanjutan dan kompensasi yang adil bagi masyarakat lokal telah membangun ekosistem profesional yang mengutamakan komunitas dan menguntungkan semua orang di dataran tinggi.”
“Paket Dieng Culture Festival menyelamatkan liburan kami. Akses VIP tanpa hambatan ke ritual potong rambut gimbal, menginap di villa pegunungan yang nyaman, dan pemandu yang hebat yang menjelaskan sejarah candi abad ke-8.”
